Seputaran Artis
Seputaran Artis

Nama Ucok Baba bukan nama baru di industri hiburan Tanah Air. Bergabung dengan NAGASWARA, Ucok bersama rekan-rekannya yang tergabung dalam The Baba Band, merilis single berjudul “Suka Sama Suka”. Lewat single pop ini, The Baba Band tak hendak melucu melainkan memberikan sajian musik yang tak terduga.

 

The Baba Band digawangi oleh Ucok Baba (vokal), Loli “Unyu-Unyu” (vokal), Deddy (gitar), Eddo (bas), Ronny (drum), dan Danny (keyboard). Para personil band ini adalah seniman jalanan. Jadi tak perlu diragukan lagi kepiawaian mereka bermusik. Single “Suka Sama Suka” tampil dalam format musik sederhana dengan dua vokal bersahutan antara Ucok dan Loli.

 

“Kita memang ingin bermusik yang sederhana agar mudah diterima pendengar. Mudah-mudahan dengan lagu ini semua jadi terhibur,” kata Ucok Baba.

 

“Suka Sama Suka” berkisah tentang persoalan cinta. Ucok menyebutkan, cinta dan kesetiaan yang dijalin dari suka sama suka ya jalani saja, bangun cerita dan bahagia.



Sukses di ajang pencarian bakat Dangdut Academy 2 Indosiar, membuat nama RIZKI RIDHO (atau 2R) dikenal oleh masyarakat luas. Penggemar mereka pun semakin hari semakin banyak. Duo bersaudara kembar ini kini menjelma menjadi satu idola baru di ranah dangdut. Mereka bahkan disebut-sebut sebagai duta dangdut yang dapat menggaet anak muda untuk mencintai musik dangdut.

Rizki & Ridho memulai langkah mereka di dunia musik Indonesia sebagai peserta dangdut D’Academy Indosiar 2015 yang berasal dari kota Batu Bara, Sumatera Utara. Berawal dengan mengikuti audisi di kota Medan, mereka berhasil masuk hingga ke-11 besar Dangdut Academy 2015.

Usia muda, wajah ganteng, ramah dan murah senyum menjadi nilai plus bagi Rizki Ridho. Tak heran, Rizki Ridho disukai para penonton dari seluruh Indonesia, dari anak-anak hingga orang tua. Rizki Ridho selalu berhasil membuat banyak penonton menjerit histeris ketika mereka tampil menyanyikan lagu - lagu dangdut populer di atas panggung. Saking banyaknya fans yang mengidolakan mereka, Rizki Ridho pun pernah didaulat sebagai Duta Dangdut Academy Indosiar.

Bukan hanya itu, Rizki Ridho ternyata memiliki keistimewaan lain yaitu satu - satunya finalis D’Academy 2 yang menciptakan lagu mereka sendiri. Seperti pada single perdana mereka yang berjudul “Kembalilah Padaku”, lagu yang mereka ciptakan sendiri inimendapat sambutan positif dari penggemar dan masyarakat. Sejak dirilis single ini sering kali menempati chart nomor 1 di beberapa radio di Indonesia.

Kini Rizki Ridho kembali merilis single kedua mereka yang berjudul “Cinta Yang Kembali”. Lagu yang mereka ciptakan sejak di bangku SMP bersama Bobby Sandi ini, bercerita tentang sebuah cinta lama yang bersemi kembali. “Ini lagu sudah lama kami buat. Alhamdulillah, bisa jadi single terbaru kami”, ujar Ridho. Lagu ini diaransemen oleh Hendro Saki dengan nuansa pop dangdut yang menampilkan beat - beat yang ringan. Warna vokal Rizki Ridho yang masih remaja pun sangat kental dan menjadi kekuatan di lagu ini.

Kehadiran Rizki Ridho diharapkan mampu membawa warna baru yang lebih fresh di blantika musik dangdut Indonesia. Seperti di lagu ini, mereka mencoba menyajikan lagu dangdut yang bisa dinikmati oleh kalangan remaja. “Kami lebih mengusung genre Pop Dangdut, karena kami pengen menunjukkan kalau kami anak muda juga suka dan bangga sama musik dangdut”, jelas Rizki.


Sukses dengan lagu perdananya yang berjudul “Mimpi Semalam” ciptaan Wahyu WHL. Kini Eddy Law melanjutkan langkahnya dengan merilis single kedua yang bertajuk “Bojo Selingan” ciptaan Yogi Gaijin.

 

Lagu ini adalah lagu yang nge hits lewat suara Andrigo dengan judul “Pacar Selingan”.  Lagu ini merupakan lagu dengan konsep musik dan lirik Melayu. Tertarik dengan lagu ini, Eddy Law meminta izin penciptanya untuk kembali mengemas kedalam bahasa Jawa dengan judul “Bojo Selingan”.

 

Dari segi lirik lagu maupun musik kemasan lagu “Bojo Selingan” tetap menampilkan ciri khas dari penciptanya serta ciri khas Eddy Law yang mewakili kulturnya. Dengan nuansa musik campursari dengan kemasan modern dan berwibawa.

 

Dengan Menggaet Regina yang juga artis  fenomenal menjadi model video klip dalam lagu ini. Membuat lagu “Bojo Selingan” menjadi sempurna. “Lagu Bojo Selingan” merupakan single recycle dari “Pacar Selingan”. Lagu genre Melayu yang sukses dibawakan Andrigo .

 

Dikenal sebagai seorang pengacara yang sedang naik daun dengan nama Dr. (Cand) Eddy Ribut Harwanto SH.MH. Merupakan sosok pria yang aktif bukan hanya dibidang penanganan masalah hukum saja tetapi juga aktif dalam dunia tarik suara.

 

Dr.(Cand) Eddy Ribut Harwanto SH.MH di dalam dunia tarik suara dikenal dengan sebutan Eddy Law. Banyak talenta yang ada dalam dirinya. Ternyata sebelum masuk dapur NAGASWARA Eddy Law sudah pernah memiliki album yang beredar di Malaysia.

 

Lagu “Bojo Selingan” bercerita tentang cinta yang diagungkan, tetapi ternyata hanya menjadi mainan saja, cinta hanya menjadi selingan semata.

 

“Harapan saya, semoga lagu “Pacar Selingan” yang dirilis kembali dengan bahasa Jawa menjadi “Bojo Selingan” banyak yang suka, khususnya para penggemar musik Campursari. “Pungkas Eddy Law.



ARTIS : NINA WANG

SINGLE : PERSEMBAHAN DARI SURGA

CIPT       : DODHY KANGEN

LABEL : PESONA SUARA MULIA


Mantan vocalist band ARLODIA yang sempat menjadi tukang cuci laundry ini memang mempunyai karakter  vocal yang sangat kuat. Suara emas nya yang unik dan ada seraknya membuat single pertamanya yang bertajuk “Aku Pamit Pergi” di awal Desember 2015 kemarin naik di chart radio-radio Indonesia. Posisi chart 3 besar dan no.1 beberapa kali diraihnya di berbagai radio-radio.

Secara  tak terduga, Aku Pamit Pergi banyak direquest para pendengar radio. Viewers youtube di video clip nya selama satu bulan sudah mencapai angka 10.000 viewers dan saat ini sudah 56.000 viewers. Melihat begitu positif nya respon masyarakat, Nina makin semangat untuk rekaman single kedua. 

Bersama label nya Pesona Suara Mulia, Nina mengubah total nyaris semua jatidirinya. Mulai dari penampilan, nama panggung , hingga menguatkan karakter barunya sebagai “NINA WANG”. 

Untuk menghibur para pecinta musik Indonesia dan Keluarga Wang (sebutan untuk fans-fans Nina Wang) akhirnya Nina Wang mengeluarkan single kedua yang berjudul “PERSEMBAHAN DARI SURGA” yang diciptakan oleh Dodhy Kangen .

Lagu ini bercerita tentang sepasang kekasih yang berkomitmen untuk selalu bersama-sama menjaga hubungannya untuk terus selamanya saling menyayangi seperti Adam Hawa dan sakralnya cinta mereka adalah Persembahan Dari Surga yang harus terus dijaga dan jangan dikhianati.

Semoga single PERSEMBAHAN DARI SURGA ini bisa diterima, dinikmati dan direspon positif oleh seluruh pecinta musik. Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih banyak atas support yang telah diberikan oleh rekan-rekan media, pecinta musik Indonesia dan Keluarga Wang.



Artis : Monica Selvia

Single : “Cinta Sekejap”

Ciptaan         : Roel Swara

Label : Big Indie NAGASWARA

Rilis : Maret 2016



Monica Selvia adalah penyanyi jebolan Kontes Dangdut Indonesia (KDI) tahun 2007. Acara ini diselenggarakan oleh stasiun TPI. Monica, merupakan perwakilan dari DKI Jakarta. Diajang tersebut, Monica masuk menjadi finalis dan masuk empat besar, sebagai peserta terfavorit.


Salah satu alasan Monica mengikuti kontes itu adalah  karena ia ingin sukses menjadi penyanyi kondang yang dicita citakannya. Sejak masih kecil Monica memang hobi bernyanyi, darah Seni memang melekat dari mamanya. Monica termasuk pribadi yang kreatif, tidak mudah menyerah dalam menggapai cita-citanya. Didukung oleh talenta dan kwalitas suara membuat Monica terus berusaha untuk maju dan berkembang kearah yang lebih baik.


Cewek berdarah Arab, betawi dan Sunda ini, kini resmi dibawah naungan NAGASWARA dengan merilis single perdana berjudul “Cinta Sekejap”  ciptaan  Roel Swara. Lagu ini bercerita tentang cinta yang sekejap saja namun itu saja sudah membuatnya bahagia. 


Saat syuting video klip single “Cinta Sekejap” dibilangan Jatinegara, Jakarta Timur. Menurut Monica lagu ini sangat bermakna bagi semua orang. Bahwa mencintai pasangan mesti untuk selamanya sampai maut memisahkan. 


“Lagu ini diciptakan oleh Roel Swara dan diminta aku untuk menyanyikannya. Begitu aku dengarkan, aku langsung tertarik, karena lagu ini bermakna sangat dalam untuk semua orang yang memiliki pasangannya, bahwa cintailah pasanganmu untuk selamanya jangan hanya  cinta sekejap,“ujar Monica. 


Dari segi lagu,  single “Cinta Sekejap” dibilang cukup unik dan seksi.  Lagunya jika sekali dengar saja sudah membuat merinding, mendebarkan dan tentunya membuat fun. Apalagi dipadu dengan genre dancedhut musik, ditambah juga dengan warna vokal yang yang luar biasa dari Monica membuat lagu ini layak dikonsumsi publik.


Tentunya ada banyak harapan yang ingin disampaikan Monica lewat single perdananya ini, di NAGASWARA. Ia berharap, kedepan karirnya sebagai penyanyi selalu mendapatkan tempat dihati para penggemar musik Tanai Air, Sehingga musik Indonesia khususnya musik dancedhut selalu digemari oleh seluruh lapisan masyarakat dimana pun berada. Amiin… (PR)


Artis : Monica Selvia

Single : “Cinta Sekejap”

Ciptaan : Roel Swara

Label : Big Indie NAGASWARA

Rilis : Maret 2016



Monica Selvia adalah penyanyi jebolan Kontes Dangdut Indonesia (KDI) tahun 2007. Acara ini diselenggarakan oleh stasiun TPI. Monica, merupakan perwakilan dari DKI Jakarta. Diajang tersebut, Monica masuk menjadi finalis dan masuk empat besar, sebagai peserta terfavorit.


Salah satu alasan Monica mengikuti kontes itu adalah  karena ia ingin sukses menjadi penyanyi kondang yang dicita citakannya. Sejak masih kecil Monica memang hobi bernyanyi, darah Seni memang melekat dari mamanya. Monica termasuk pribadi yang kreatif, tidak mudah menyerah dalam menggapai cita-citanya. Didukung oleh talenta dan kwalitas suara membuat Monica terus berusaha untuk maju dan berkembang kearah yang lebih baik.


Cewek berdarah Arab, betawi dan Sunda ini, kini resmi dibawah naungan NAGASWARA dengan merilis single perdana berjudul “Cinta Sekejap”  ciptaan  Roel Swara. Lagu ini bercerita tentang cinta yang sekejap saja namun itu saja sudah membuatnya bahagia. 


Saat syuting video klip single “Cinta Sekejap” dibilangan Jatinegara, Jakarta Timur. Menurut Monica lagu ini sangat bermakna bagi semua orang. Bahwa mencintai pasangan mesti untuk selamanya sampai maut memisahkan. 


“Lagu ini diciptakan oleh Roel Swara dan diminta aku untuk menyanyikannya. Begitu aku dengarkan, aku langsung tertarik, karena lagu ini bermakna sangat dalam untuk semua orang yang memiliki pasangannya, bahwa cintailah pasanganmu untuk selamanya jangan hanya  cinta sekejap,“ujar Monica. 


Dari segi lagu,  single “Cinta Sekejap” dibilang cukup unik dan seksi.  Lagunya jika sekali dengar saja sudah membuat merinding, mendebarkan dan tentunya membuat fun. Apalagi dipadu dengan genre dancedhut musik, ditambah juga dengan warna vokal yang yang luar biasa dari Monica membuat lagu ini layak dikonsumsi publik.


Tentunya ada banyak harapan yang ingin disampaikan Monica lewat single perdananya ini, di NAGASWARA. Ia berharap, kedepan karirnya sebagai penyanyi selalu mendapatkan tempat dihati para penggemar musik Tanai Air, Sehingga musik Indonesia khususnya musik dancedhut selalu digemari oleh seluruh lapisan masyarakat dimana pun berada. Amiin… (PR)




Artis : Putri Unyu

Single :” Sakarepmu” (Baper)

Ciptaan    : Don Kinol

Label :Big Indie NAGASWARA

Rilis : Januari 2015




“Hatiku telah berkarat, cintaku telah berkarat, tak bisa Putih lagi. Sabarku ya sudah habis, maafku ya sudah habis  ku mau move on aja. Luka lagi luka lagi, nangis lagi nangis lagi. Gara gara sering kamu selingkuhin, ya sakarepmu saja, ku tak akan baper, bawa perasaan….”


Di atas adalah penggalan lirik lagu “Sakarepmu” (Baper) yang kali ini dinyanyikan secara solo, dan tidak lagi duo seperti saat Putri Unyu bergabung di  2Unyu2.  Saat ini Putri Unyu mencoba peruntungannya dengan bernyanyi solo, karena 2Unyu2 memang sedang vakum. Maka pilihan lagu ciptaan Don Kinol yang berjudul “Sakarepmu” (Baper) menjadi lagu pertama yang di nyanyikan sendiri oleh  Anggraeni Putri Andiri (Putri),  tanpa kehadiran  teman duetnya Tina Widiantika (Tinong).


Di awal tahun 2016, Putri memang mencoba keluar dari pakem duonya. Mencoba meraih sukses lewat bernyanyi solo.  Putri sangat antusias menggarap lagu terbarunya ini dengan serius. Masih tak lari dari konsep dancedhut tidak diragukan lagi Putri memang layak untuk meraih sukses. Bukan hanya sukses menjadi penyanyi duo yang mengantarkannya ke jenjang penyanyi dangdut profesional, dan dikenal sering tampil secara on air di berbagai stasiun tv dengan lagu yang hits yaitu “E Masbulloh” dan single “Pacarku Pacar Temenku” yang kedua single tersebut di ciptakan oleh mentor mereka sendiri yaitu Endang Raes. Tetapi juga Putri ingin dikenal sebagai penyanyi solo dancedhut.


Kini single pertama dengan bernyanyi secara solo siap dirilis ke seluruh stasiun radio baik yang ada di Indonesia maupun di mancanegara. Lagu ini menurut Putri sangat catchy dan tidak terlepas dari karakter keunyuanna. Lagu ini menurut Putri bercerita tentang seorang perempuan yang mau move on karena cinta yang selama ini dijalaini dengan sang kekasih tidaklah baik, penuh dengan kepalsuan, si kekasih selalu berselingkuh. 


“Kini aku mencoba bernyanyi solo dan kebetulan aku suka sekali dengan lagunya. Lagu ini menceritakan jika perempuan sering diselingkuhin maka tak ada kata maaf lagi untuknya. Segeralah move on dan cari kehidupan yang baru. ” Ucap Putri.


“Harapan aku, semoga kemunculan aku dengan bernyanyi solo ini bisa diterima oleh para penikmat musik Indonesia. Dan tentunya dancedhut music bisa terus bergelora di panggung hiburan Tanah Air. “Tambah Putri tetap dengan semangat juangnya. (PR)




Artis : UUT SELLY

Single :”Cinta Sepabrik”

Ciptaan : PAPA  T. BOB 

Label : Big Indie NAGASWARA

Rilis : Maret 2016 



Di media  jejaring sosial dan diantara penyanyi yang wara-wiri menghibur,  dari panggung ke panggung di daerah Jogjakarta, Magelang serta Jawa Tengah, nama UUT SELLY sudah tidak asing lagi. Jadwal manggung yang padat dan respon para penggemar yang fanatik, selalu menantikan  kedatangannya untuk menghibur dimana pun ia manggung. 


Selain aksi panggung yang berani dan aktraktif, UUT SELLY  memiliki ciri khas dalam bernyanyi, sehingga tak sedikit penggemar setianya selalu hadir dan memadati panggung untuk menonton UUT SELLY. Fans KOPASSUS (Komando Pasukan UUT SELLY), selalu memonitor dan ikut meramaikan show UUT SELLY. Dan hebatnya lagi, UUT SELLY selalu melayani setiap fans yang selalu ingin foto bareng bersamanya. 


Melihat fenomena tersebut, akhirnya NAGASWARA meminang UUT SELLY untuk bergabung.  Gayung pun bersambut, UUT merasa NAGASWARA adalah label dan managemen yang pas buat dirinya berkarya untuk meretas kesuksesan di jagad hiburan dangdut Tanah Air.

 

Tak lama bergabung, keluarlah single “Cinta Sepabrik” yang siap dirilis UUT dan dipersembahkan buat para fans dan juga masyarakat Indonesia dimana pun berada. Lagu ini sengaja di ciptakan PAPA T. BOB pencipta lagu Klepek-Klepek yang sukses di bawakan Hesty Aryatura.

 

“Cinta Sepabrik” bercerita tentang seorang buruh pabrik walaupun gaji kecil namun karena  cantik dan juga centil sehingga banyak cowok yang naksir. Lagu ini berkonsep dancedhut dengan paduan vokal khas suara UUT, lagu ini layak untuk disuguhkan. 


Lagu “Cinta Sepabrik” diharapkan  UUT  bisa menghibur para penggemarnya. “Aku ingin menjadi penyanyi profesional seperti Zaskia Gotik dan juga seperti Siti Badriah. Bersama NAGASWARA, aku sangat optimis bisa meraih sukses. Tentunya harapan aku selain itu adalah bahwa keberadaanku diblantika musik dancedhut bisa diterima dan sukses. Aamiin.., “ucap UUT antusias. (PR)



Industri musik dangdut sepertinya tak pernah lelah melahirkan artis-artis pendatang baru. Seiring terus berkembangnya musik dangdut, kini terbuka peluang besar bagi artis-artis pendatang baru untuk memunculkan karya-karyanya. Tak terkecuali Madona Sudzen, gadis cantik penyanyi muda belia ini memutuskan untuk terjun ke dunia musik.  Madona Sudzen masih berusia 17 tahun, namun kiprahnya di dunia tarik suara sudah terbangun sejak kecil. Madona Sudzen adalah anak dari pencipta lagu ternama Sailan Bong, yang baru saja mencetak Qifeng Shine dengan single Memory Jogyakarta beberapa waktu lalu.

Madona Sudzen merilis single anyar bergenre dangdut moderen "Di WA Ada Cinta". Single ini menggambarkan fenomena bermedia sosial anak-anak muda jaman sekarang, dimana hubungan cinta berawal dari media sosial whatsap. Melodynya yang manis dan syairnya merepresentasikan selera anak muda digarap oleh musisi muda berbakat Inggi S. Madona Sudzen mampu menaklukan lagu ini. Terbukti warna vokalnya yang energik, centil mampu membuat single "Di WA Ada Cinta Ini", menjadi single yang perlu diputar di radio-radio kesayangan anda.





Artis : Susi Legit

Single : “Buronan Mertua”

Ciptaan : Jaya Shalwa

Label : Big Indie NAGASWARA

Rilis : Maret 2016



Susi Legit penyanyi dangdut kelahiran Lebak, 15 Juni 1990 Rangkasbitung, Banten, Jawa Barat. Mulai mencuat tak kala masuk 6 besar di ajang  3D show Indosiar tahun 2009. Selain itu ia pernah menjadi model iklan di legel home shoping tahun 2010.  Pernah juga menjadi Host musik di Matrix Tv tahun 2014.


Sebelum masuk NAGASWARA Susi Legit  pernah merilis single dalam projek album kompilasi bareng Cita Citata.  Susi sebenarnya memiliki nama lengkap Susi Susanty, kemudian berubah nama panggung menjadi Susi Legit yang berarti Susi manis. Karena memang penyanyi  yang satu ini terlihat manis untuk dipandang, selain itu juga menurutnya punya ciri khas yaitu “goyang Legit”.


Setelah di NAGASWARA single “Buronan Mertua” ciptaan Jaya Shalwa siap dirilis. Susi Legit pun siap berpromosi lewat lagu terbarunya ini. Menurut Susi lagu “Buronan Mertua” bercerita tentang seorang pria yang tak bosan bosannya menipu anak gadis, ia selalu mengaku  masih bujang, tapi ternyata istri dan anaknya banyak.  Alhasil mertua pun gerah. Lantas si pria tersebut menjadi buronan sang mertua.


“Dasar kamu si buronan mertua, sudah punya istri ngaku perjaka, dasar kamu si buronan mertua, cepat tobat anak istrimu menanti dirumah. Cukup sekali kau tipu aku, kau jerat aku dengan bujuk rayumu, kini ku tau sebenarnya dirimu..”


Itulah petikan lagu “Buronan Mertua” yang dinyanyikan Susi Legit. Lagunya di konsep dengan genre musik dancedhut yaitu ciri khas musik dari NAGASWARA. 


“Harapanku semoga lagunya disukai dan juga keberadaan Susi legit di Industri musik Tanah Air juga digemari, bahkan diberikan tempat diantara para penyanyi yang telah sukses terlebih dahulu di jagat hiburan musik dangdut. “Ucap Susi Legit penuh optimis. (PR) 




Artis : Neng Oshin

Single : “Kangen Aku Ya”

Ciptaan : Roel Swara

Label : Big Indie NAGASWARA

Rilis : Maret 2016




Neng Oshin hadir kembali merilis single terbaru yaitu “Kangen Aku Ya” ciptaan Roel Swara. Dengan konsep musik dangdut koplo penuh dengan ketukan suara gendang. Dipadu suara khas Neng Oshin yang centil dan manja, menjadikan lagu ini enak untuk dinikmati oleh para pecinta musik dangdut koplo.


Lagu “Kangen Aku Ya” bercerita tentang kegalauan seorang pria yang dilanda rindu pada pasangannya, namun cara mengungkapkannya malah dengan marah-marah dan kadang diam membisu, tidak jelas. Sampai pada akhirnya si ceweknya bicara, kalau lagi kangen aku ya bilang saja, jangan buang waktu.


Neng Oshin penyanyi yang dikenal lewat single “Cucok Deh Kamu“ dan “Duyeh” memang di dunia musik dangdut kiprahnya terbilang melewati jalan yang cukup panjang. Neng Oshin mengawali karirnya bernyanyi dari panggung ke panggung. Selain tampil solo, ia juga pernah menjadi salah satu personil girlbandut.  Neng Oshin merupakan gadis kelahiran Sukabumi, 28 Desember 1992.


Sebelum bergabung dengan NAGASWARA, ia dikenal dengan nama Lia Oshin lalu berubah menjadi Neng Oshin, alasannya karena ia orang Sunda yang parasnya seperti gadis-gadis negeri Sakura. Neng Oshin juga pernah masuk 10 besar Kontes Dangdut Indonesia (KDI). Ia juga pernah menjalani karir sebagai penyiar radio dangdut di stasiun RDI 97.1 FM.

 

Dengan NAGASWARA, kiprahnya menjadi penyanyi dangdut terus menanjak menempatkannya sebagai penyanyi pendatang baru yang profesional dan berbakat. Dan sebuah album kompilasi  dangdut RDI bersama artis artis ternama NAGASWARA lainnya menjadi bukti dari eksistensi Neng Oshin di jagat hiburan dangdut. 


“Harapannya mudah-mudahan lagu “Kangen Aku Ya” menjadi penanda, bahwa keberadaanku dihati penimat musik dangdut diterima dengan baik. Dan tentunya karir aku bisa terus dicinta sampai tua nanti. “Pungkas Neng Oshin. (PR)



Tahun 2005 tepatnya 30 Desember 2005 menjadi awal terciptanya mimpi kami membentuk band dengan harapan menembus industri musik tanah air yang kian ketat. Akhirnya kini kami berhasil meraih mimpi tersebut bersama Universal Music Indonesia dan Planet Music Indonesia melalui album perdana berjudul “Akulah yang Pantas”. Lewat album ini, Eggie (vokal), Tranz (drummer), Aldrien (gitaris), Amung (gitaris), Bagus (keyboardist) dan Dave (Bassis) akhirnya kami bisa muncul ke permukaan sebagai band pendatang baru yang ingin turut mewarnai musik Indonesia dan ingin menjadi band yang profesional.


 

Memang benar pepatah mengatakan kalau semua itu tidak semudah membalikan telapak tangan,karena apa yang sekarang kami dapatkan adalah bentuk dari perjuangan kami selama ini sehingga akhirnya kami bisa memasuki dunia rekaman dan akhirnya lahirlah album perdana kami yang bertajuk “Akulah Yang Pantas “ dibawah naungan label Universal Musik Indonesia.


Adapun kisah di balik perjalanan kisah LUVIA ini tak luput dari kisah masing-masing personil LUVIA yang di gawangi oleh Egie (Vocal), Tranz (Drummer), Aldrien (Gitar), Amunq (gitar), Dave (bassist), Bagus (Keyboard).


Masing masing mempunyai cita- cita yang sama yakni menjadi musisi Indonesia yang bisa sukses di belantika industri music Indonesia dan Mancanegara.


Setelah terbentuk band LUVIA ini,kami mulai membuat dan mengumpulkan materi lagu untuk rekaman,seiring dengan berjalannya waktu kami sempat putus asa didalam perjalanan ini,karena pada saat itu kami belum menemukan titik terang untuk memujudkan impian dan cita-cita kami, karena kami sudah mencoba untuk menawarkan materi lagu kami ke beberapa label musik namun selalu di tolak,tapi kami tidak mau mau menyerah begitu saja,segala usaha dan upaya dalam mencapai cita-cita terus kami lakukan sampai akhirnya pada tahun 2009 lagu kami bisa di terima di salah satu Major Label besar baik di Indonesia maupun luar negeri yakni PT.Universal Musik Indonesia.


Setelah Luvia menjadi bagian dari label Universal Musik Indonesia, rencanapun dibuat untuk kita bisa segera mempromosikan materi lagu dan juga Band Luvia, adapun bentuk dari bagian dari Promosi adalah bekerja sama dengan seluruh Radio di Indonesia dengan cara mengirimkan materi lagu ke pada radio tersebut, Promosi ke beberapa kota di Indonesia, Promosi media baik itu digital ataupun cetak, Promosi di acara televisi antara lain Playlist SCTV, Inbox SCTV, Exclusive Interview 1 jam bersama Luvia Band pada acara infotaiment Kiss Indosiar, Kegiatan Promosi yang telah kami lakukan pada saat itu ternyata tidak berjalan seperti yang kami harapkan,sehingga pada bulan Februari 2010 Luvia vakum dalam aktifitas baik itu promosi ataupun off air, hari berganti hari, bulan berganti bulan dan taun berganti taun sudah kami lewati, beberapa personil memilih menjalankan aktifitas lain sehingga Band Luvia kekurangan beberapa Personil,yang tersisa hanyalah Aldrien ( Gitaris ) dan Bagus ( Keyboard ), Pada tahun 2013 menjadi awal untuk terciptanya kembali cita – cita yang telah lama terpendam, Ketika itu perlahan Aldrien dan Bagus mulai mencari personil baru untuk bisa mengisi kekosongan di band Luvia, setelah melewati proses audisi personil maka terbentuklah LuVia band dengan formasi baru yakni Aldrien ( Gitar ), Bagus ( Keyboard ) , Ichal Valestin ( Bass ) , Dens ( Gitar ), Rey ( Vokal ) , Wendy ( Drum ).


Single pertama yang kami ciptakan dengan formasi band yang baru tersebut adalah single yang berjudul “ Patah Hati “ yang liriknya di ciptakan oleh Ichal Valestin ( Bassist ), dan telah di buatkan Video Klip yang telah kami shared di youtube dan kami bersyukur bahwa ternyata viewer nya semakin hari semakin banyak, Luvers ( Sebutan Fans ) banyak yang menanyakan kepada kami kapan bisa perfome di kota mereka, dari situ kami semakin yakin dan terus bekerja keras untuk bisa tetap semangat menggapai cita-cita.


Dalam perjalanan terbentuknya formasi baru yakni pada tahun 2014 tersebut ternyata menemui hambatan,beberapa personi


UNGU adalah sebuah nama besar. Dalam 20 tahun berkarya, UNGU merupakan salah satu grup band terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Seperti namanya, UNGU sudah mewarnai musik Indonesia dengan lagu-lagu hitsnya sejak tahun 1996. Sebut saja seperti lagu Bayang Semu, Demi Waktu, Tercipta Untukku, Kekasih Gelapku, Hampa Hatiku, Dirimu Satu, Terbaik, Aku Tahu, Andai Aku Bisa dan masik banyak lagi, membawa band UNGU pada puncak popularitas.

Sudah 12 karya album yang dibuat UNGU termasuk album religi dan single religi legendaris dengan title Andai Ku Tahu”. Berbagai prestasi dan penghargaan pun sudah dicapai hingga berhasil membawa nama band UNGU bertengger di band papan atas tanah air. Bahkan di 2 tahun terakhir saat isu bubar mulai mendera UNGU, band ini mampu bertahan dan tak berhenti menciptakan karya dengan merilis album ‘Mozaik’.

Kini di masa karier 2 dekade, UNGU akhirnya menjawab rasa penasaran dan tanda tanya besar banyak orang tentang kemana arah UNGU selanjutnya. Sebuah keputusan berat, akhirnya diambil oleh Enda, Oncy, Makki dan Rowman bahwa UNGU harus terus berjalan dengan melepas sementara sang vokalis, Pasha, yang sekarang menjabat sebagai Wakil Walikota Palu, Sulawesi Tengah.

Ditengah kesedihan para Cliquers (sebutan fans UNGU) atas keputusan UNGU, single “Tanpa Hadirmu” hadir sebagai single pertama UNGU tanpa kehadiran Pasha. “Di lagu ini, saya dan Oncy yang jadi vokalis. Kedepannya juga akan seperti itu”, ucap Enda. Lagu yang diciptakan oleh Oncy ini menceritakan tentang kesedihan dan rasa kecewa seseorang karena sebuah perpisahan. “Lagu ini mewakili perasaan seseorang yang benar-benar suka pada pasangannnya. Namun karena kehadiran pihak ketiga, akhirnya harus berpisah”, jelas Oncy.

Untuk proses penggarapan lagu ini tidak memakan waktu yang lama, UNGU dibantu banyak musisi seperti Andi Jibron, Irvan Nat dan Khrisna J. Sadrach. “Dari menulis lirik sampai guide kasar lagu ini hanya sekitar 2 jam. Yang cukup lama justru di aransemen, sekitar 5 hari sampai dapat aransemen lagunya yang terbilang layak record. Dan proses rekamannya sendiri cuma memakan waktu 2 hari“, ujar Oncy.

Ketidak hadiran Pasha di tubuh UNGU, rupanya tidak menghentikan langkah UNGU untuk terus menciptakan karya terbaik mereka untuk musik Indonesia. UNGU bahkan sedang menyiapkan album terbaru mereka. “Kami akan menjalani UNGU ber-4. Kami merelakan Pasha untuk menjalankan tugasnya dengan baik, untuk waktu yang belum ditentukan. Dan kami mendukung itu. Bagi kami, posisi Pasha di UNGU tak akan tergantikan. Walaupun begitu, kami akan terus menciptakan karya-karya kami. Kami juga berencana akan merilis album terbaru, semoga bisa diterima oleh masyarakat banyak, khususnya para Cliquers. Untuk itu, kami mohon support-nya terus buat UNGU”, tutur Enda tentang harapannya terhadap UNGU.


New Image 1

Setelah menjadi juara 3 Dangdut Academy Indosiar 2 dan menjadi finalis 4 besar besar Dangdut Academy Asia 2015 lalu, nama Irwan Krisdiyanto atau yang akrab dipanggil Irwan, mulai berkibar di dunia musik dan mulai dikenal banyak orang. Setelah tampil memukau di ajang Dangdut Academy Asia lalu, Irwan memiliki banyak penggemar yang kini tersebar di seluruh tanah air, bahkan sampai ke luar negeri seperti Malaysia, Taiwan dan Hongkong.

SelaIn berwajah tampan dan memiliki suara yang merdu, kemampuan vokal Pria asal Sumenep ini sudah tak lagi diragukan lagi. Keinginan Irwan menjadi penyanyi profesional pun semakin terbuka luas. Irwan bahkan dinobatkan menjadi Penyanyi Dangdut Pendatang Baru Pria Terpopuler Indonesia Dangdut Awards (IDA) 2015 lalu.

Setelah menyanyikan ulang sebuah lagu yang fenomenal yang pernah dipopulerkan oleh Meggy Z yang berjudul “Benang Biru” dan mendapat respon yang positif dari pencinta musik Indonesia. Kini Irwan kembali merilis single terbarunya yang berjudul “Main Api”. Lagu yang diciptakan oleh M. Adi Mashudi ini, bercerita tentang nasehat seseorang kepada kekasih gelapnya untuk tidak meneruskan hubungan asmara mereka. 

Untuk penggarapan musik di lagu ini dipercayakan kepada Hendro Saky, seorang pencipta lagu dangdut kawakan yang dengan lagu-lagunya telah mempopulerkan banyak penyanyi dangdut Indonesia. Lagu berirama dangdut modern ini menampilkan lirik yang kuat, irama suling dan gendang dangdut  membuat lagu ini enak untuk didengarkan.

“Ini lagu single terbaru saya, genre-nya pure dangdut. Untuk proses rekamannya sih termasuk cepet yah dan ga ada kesulitan. Proses rekamannya juga cuma 1 hari karena lagunya juga mudah dicerna walau sedikit upbeat. Alhamdulillah, sekarang sudah bisa dinikmati. Semoga bisa diterima oleh pencinta musik dangdut Indonesia”, ucap Irwan